Perawatan Kecantikan Di Klinik Membuat Ketergantungan ?

 

 

Epicuae.com – Tampil cantik dan menawan memang keinginan semua wanita baik yang masih muda maupun yang sudah memiliki usia yang lanjut. Pada zaman nenek moyang kita dulu, para wanita menggunakan perawatan tradisional untuk kecantikan mereka.

Tetapi para wanita di zaman modern ini lebih memilih perawatan yang praktis dan efektif dengan melakukan perawatan di klinik-klinik kecantikan. Tetapi perawatan kecantikan di klinik seperti facial, peeling, suntik vitamin, botox, filler dan perawatan kecantikan lainnya tidak dipungkiri memiliki potensi menjadikan diri kita ketergantungan.

Selanjutnya, apakah benar mengenai adanya ketergantungan ini atau hanya sekedar mitos belaka ? dr. Shakti Indraprasta sebagai spesialis kulit menjawab pertanyaan tersebut.

“Kalau dibilang prosedur perawatan kecantikan ini addictive atau tidak, misalnya kalau nanti selesai perawatan akan wajah akan balik lagi ke keadaan semula. Saya bilangnya maka dari itu inilah pentingnya setiap pasien untuk konsultasi dengan dokter ahli di setiap kali kunjungan untuk menghindari efek samping dan tidak menimbulkan ketergantungan tersebut,” ungkap dr Shakti di Tangerang.

Selanjutnya mengenai pemahaman ketergantungan terhadap peratan kecantikan dr Shakti menjelaskan mengenai pemakaian krim wajah pada siang maupun malam hari. Dia mengatakan bahwa pemakaian krim siang maupun malam tidak semata-mata langsung berhenti memakai setelah krim habis.

“Misalnya pakai krim wajah, nah setelah krim wajahnya habis pasien tidak boleh bandel dengan cara langsung saja refill atau membeli kembali krim wajah. Begitu krim habis, maka konsultasikan dulu ke dokter. Apakah sudah bisa diberhentikan pemakaiannya, atau dosisnya dikurangi atau ditambah, atau malah ada penambahan atau misalnya penggantian produk jenis lain. Ini penting karena proses penuaan tetap terus berjalan, ya supaya tidak ada risiko negatif, prosedurnya tepat dan tidak jadi ketergantungan,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *