Wabah Difteri Kembali Serang Anak, Begini Cara Lindungi Anak.

epicuae.com – Difteri, penyakit menular akibat kuman Corynebacterium Diphtheriae kembali mewabah. Wabah ini sudah menyerang 20 provinsi dan kurang lebih 1.260 kasus di laporkan. Menurut data yang ada, wabah ini sudah menelan korban sebanyak 61 jiwa dalam 3 tahun.

“Kita sangat sedih dan berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya 38 anak Indonesia karena terserang penyakit difteri. Dan kami sangat cemas karena lebih 600 anak dirawat di rumah sakit karena terserang difteri di 120 kota kabupaten,” ucap dr. Soedjatmiko, SpA (K) MSi.

Tercatat para korban difteri, kebanyakan anak-anak yang tidak rutin / tidak pernah imunisasi. Pernyataan ini juga dibenarkan oleh dokter Spesialis Anak Konsultan Tumbuh Kembang Anak dan Magister Sains Psikologi.

“Maka sebelum anak cucu kesayangan kita tertular difteri segera lihat catatan imunisasi DPT anak cucu kita,” ucapnya.

Untuk umur 1 tahun sudah harus 3 kali mendapatkan imunisasi DPT. 4 kali DPT untuk anak umur 2 tahun. Umur 5 tahun sudah 5 kali DPT, hingga beranjak ke SD kelas 1 ditambah 1 DT, dan kelas 2-5 di tambah 2 kali DT.

“Kalau lupa segera minta imunisasi DPT atau DT atau Td di Puskesmas atau rumah sakit sehingga anak cucu kesayangan terlindung dari serangan difteri,” ujarnya.

“Bulan ini, 1 bulan kemudian dan 6 bulan yang akan datang.” Soedjatmiko juga menghimbau bagi wilayah (Kejadian Luar Biasa) KLB, harus menambah 3 kali imunisasi difteri, dari umur 1 sd 19 tahun.

“Jangan ikut-ikutan orang-orang yang menakut-nakuti bahwa imunisasi berbahaya, karena penyakitnya sangat berbahaya, terbukti menyerang 660 anak dan 38 anak cucu kesayangan kita telah meninggal,” ucapnya.

Soedjatmiko berharap dengan pencegahan dan di lakukanya Imunisasi DPT DT Td rutin, dapat melindungi anak dari wabah ini. “Mudah2an anak cucu kesayangan kita terhindar dari serangan penyakit difteri yang berbahaya,” kata Soedjatmiko.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *